Rabu, 14 November 2012

Hati-hati Saat Melakukan 5 Perawatan Kecantikan Ini

img

Semua wanita pasti senang mengunjungi salon kecantikan untuk melakukan perawatan tubuh. Tetapi tahukah Anda bahwa salon juga bisa jadi tempat yang membahayakan kesehatan?

Seperti yang dikutip dari huffingtonpost, terdapat beberapa perawatan kecantikan yang bisa menyebabkan masalah serius pada kesehatan. Misalnya, infeksi jamur, selulitis --penyebaran infeksi bakteri ke dalam kulit dan jaringan di bawah kulit-- bahkan risiko terkena kanker. Sebelum Anda panik, ketahui dulu lima perawatan yang berbahaya dan cara menghindarinya.

1. Ear Candle atau Terapi Lilin untuk Telinga
Penumpukan kotoran di telinga yang berlebihan bisa menyebabkan ketidaknyamanan. Itu sebabnya telinga harus rutin dibersihkan. Salah satunya dengan ear candle, yang dianggap bisa membersihkan dan dipercaya bisa meningkatkan pendengaran.

Sayangnya, para ahli justru memberi peringatan bahwa ear candle bisa berbahaya dan dapat menyebabkan masalah kesehatan serius. Seperti luka bakar, perforasi atau lubang pada gendang telinga dan penyumbatan di saluran telinga.

Beberapa ahli kesehatan pun menyarankan agar tidak lagi melakukan ear candle untuk membersihkan telinga. Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan cairan peroksida (H2O2) untuk membantu mengeluarkannya atau membersihkan ke dokter THT setiap 3-4 bulan sekali. Namun jika kotorannya lunak atau tidak terlalu padat, nantinya kotoran tersebut akan keluar dengan sendirinya dan menguap. Sehingga cukup dibersihkan bagian luar dari telinga saja.

2. Manicure & Pedicure
Manicure dan pedicure merupakan salah satu perawatan kecantikan dengan risiko bahaya kesehatan paling tinggi. Bakteri, jamur, bahkan penyakit Hepatitis C bisa tertular lewat penggunaan peralatan manicure atau pedicure yang tidak steril atau terapis yang ceroboh.

Untuk menghindari hal itu, perhatikan dengan seksama peralatan manicure yang digunakan. Sebelum memulai manicure atau pedicure, pastikan terapis Anda mensterilkan peralatannya di depan mata Anda. Jika tak juga yakin dengan kebersihannya, membawa peralatan manicure atau pedicure sendiri merupakan pilihan yang bijak.

3. Waxing Alis
"Selain bisa meningkatkan risiko alis yang tak sesuai dengan bentuk wajah dalam jangka panjang, waxing juga bisa menyebabkan kerusakan permanen pada folikel rambut, sehingga membuat rambut jadi sulit tumbuh," ujar Jessica Krant, penemu Art of Dermatology di New York.

Selain itu, waxing alis juga bisa meningkatkan risiko terkena luka bakar dari lilin yang terlalu panas, kulit yang terkelupas karena waxing yang terlalu kuat dan infeksi akibat masuknya bakteri setelah waxing. Bahaya waxing akan semakin terasa bagi Anda yang menggunakan krim retinoid --kandungan dalam krim untuk penghilang jerawat dan kerutan-- karena bisa membuat kulit mudah lecet dan terbakar.

Untuk terhindar dari risiko-risiko tersebut, Anda harus memilih perawatan wax dan terapis yang sudah bersertifikat dan memilih wax berbasis krim karena lebih lembut dan bisa terhindar dari luka sobek.

4. Bikini Waxing
Bikini waxing merupakan cara menghilangkan bulu menggunakan lilin atau wax pada area bikini line. Proses bikini wax tidaklah lama, kurang dari dua jam Anda sudah bisa menghilangkan bulu-bulu yang dirasa mengganggu.

Sayangnya, bikini waxing memiliki efek negatif. Kota New Jersey melarang adanya bikini wax setelah dua wanita dilaporkan masuk rumah sakit karenanya. Dan pada 2007, seorang wanita Australia yang mengidap diabetes 1, dilaporkan hampir meninggal akibat infeksi bakteri yang ia dapatkan setelah melakukan bikini waxing.

"Bulu kemaluan ada untuk sebuah alasan, melindungi kulit sensitif dan selaput lendir di daerah kelamin. Mencabut bulu dengan lilin dapat mengangkat lapisan perlindungan tersebut," ujar Linda K. Franks, asisten klinis profesor dermatologi di New York University School of Medicine.

Selain itu, waxing juga dapat menarik potongan-potongan kecil lapisan kulit terluar, dan menciptakan sebuah portal yang dapat membuat bakteri masuk ke dalam tubuh. Terlebih lagi, proses ini juga menimbulkan peradangan, yang membuat bakteri terperangkap di bawah kulit. Bikini waxing dapat menciptakan risiko infeksi kulit, folliculitis (infeksi pada folikel rambut), dan rambut tumbuh ke dalam kulit (in-grown hair).

Saat akan melakukan waxing, yang terpenting adalah memastikan bahwa terapis membersihkan tangannya terlebih dulu. Mencelupkan spatula ke dalam cairan lilin sebanyak dua kali tidak boleh dilakukan, karena akan memasukkan bakteri ke dalam panci. Selain itu, terapis juga harus memiliki persediaan spatula baru untuk digunakan setiap kali dia mengoleskan lilin ke kulit Anda. Dan terakhir, dia harus selalu memeriksa suhu lilin sebelum mengoleskannya ke kulit, untuk mencegah luka bakar.

5. Facial
Terapis yang ceroboh saat melakukan facial bisa menyebabkan masalah wajah yang serius. Misalnya infeksi atau kulit terbakar. Agar aman, beberapa ahli kesehatan menyarankan Anda untuk menanyakan tiga hal ini kepada salon atau klinik kecantikan sebelum melakukan perawatan:

*Apakah terapis Anda bersertifikat sebagai ahli kulit? Lihat sertifikatnya untuk memastikan.

*Jika terapis Anda menggunakan bahan kimia dan peralatan elektronik, tanyakan padanya apakah ia sudah terbiasa dan ahli dalam menggunakannya. Karena sebagian terapis tidak dilatih untuk menggunakan beberapa peralatan kecantikan.

*Apakah Anda bisa melihat semua tempat dan peralatan kecantikan? Sebelum melakukan perawatan, hal pertama yang Anda lakukan adalah melihat-lihat ruangan dan beberapa perlengkapan kecantikan, apakah mereka semua bersih dan higienis atau tidak.

Selain menanyakan tiga hal itu, para ahli juga menyarankan agar menghindari obat kimia yang terlalu kuat karena bisa merusak kulit dan berpotensi menyebabkan bekas luka. "Jika Anda merasa tidak nyaman dengan sesuatu yang sedang dilakukan, ajukanlah komplain dan memintanya untuk tidak melanjutkan," ujar Krant.


Buat Pasangan Setia dengan 9 Langkah Ini

img

Kesetiaan dari seorang pria memang sulit untuk didapatkan. Padahal Anda telah memberikan perhatian yang lebih untuk si dia. Mungkin Anda bertanya-tanya apa kekurangan Anda selama ini sampai kekasih-kekasih Anda lari dari pelukan Anda.

Jika Anda ingin pasangan tetap setia dan jalinan kasih tetap harmonis, berikut tipsnya!

1. Beri dia kasih sayang
Pria sebenarnya makhluk yang lemah dan haus kasih sayang. Jika Anda memberikan kasih sayang dan perhatian yang cukup tentunya ia tidak akan mencari wanita lain.

2. Biarkan dia mengetahui konsekuensinya
Jangan katakan padanya Anda akan meninggalkannya jika ia terbukti selingkuh. Ancaman tersebut tidak akan membuatnya takut akan kehilangan Anda. Katakan padanya Anda akan melakukan hal yang sama jika ia berlaku tidak adil dengan Anda, tidak ada seorang pun yang dapat menerima jika kekasihnya selingkuh.

3. Biarkan ia mengetahui bahwa Anda mencintainya
Ucapan mesra mungkin sudah tidak sering Anda ucapkan lagi atau Anda malu untuk mengungkapkan seberapa dalam perasaan Anda terhadap pasangan. Jangan ragu untuk selalu menyatakan kalimat-kalimat yang menunjukkan bahwa Anda mencintainya. Saat mengirim pesan melalui sms atau email jangan lupa untuk menyelipkan kalimat 'I love you' di akhir pesan.

4. Tetap jaga kecantikan
Seiring berjalannya waktu Anda bersama pasangan menjalin kasih, mungkin tampil cantik di depannya sudah tak lagi Anda pedulikan. Padahal, jika kekasih Anda tak ingin pindah ke lain hati, menjaga tetap cantik dan menarik menjadi hal yang
diutamakan agar si dia tetap tergila-gila dengan Anda.

5. Mempercayai pasangan
Pria atau siapapun tentunya tidak akan suka jika selalu dilacak keberadaannya, sedang melakukan apa dan bersama siapa. Hal ini akan membuatnya merasa risih. Cobalah untuk lebih percaya dengan pasangan.

6. Kenal dia lebih baik
Pria perlu ruang untuk sendiri dengan melakukan hobinya dan waktu bersama teman-temannya. Pastikan Anda mengenal dengan teman-teman sang kekasih, sehingga Anda juga akan merasa tenang dan kemungkinan kecil ia akan berbohong. Kenali juga masa lalunya, hati-hati terhadap mantan pacarnya, coba untuk mencari tahu perasaannya dan bagaimana hubungannya saat ini terhadap mantan-mantannya.

7. Menggodanya
Tetaplah melakukan rayuan dan memberi godaan terhadap pasangan. Kehidupan yang tetap romantis akan menghangatkan hubungan Anda berdua. Tetaplah melakukan kencan yang romantis dan berbeda-beda agar hubungan tidak hambar.

8. Mendukung
Mendukung setiap kegiatan yang dilakukannya. Jika ia ingin mencoba hal baru, Anda tidak perlu menghalanginya justru sebaliknya memberikan dukungan penuh untuknya. Sehingga si dia akan merasa lebih percaya diri terhadap dirinya dan ia jadi lebih terbiasa untuk selalu terbuka dengan Anda.

9. Tetap melakukan kesibukan Anda
Sebaiknya Anda tetap melakukan kesibukan, seperti menjalani hobi Anda. Jika kekasih Anda melakukan hal lain, ini akan membuat Anda terhindar dari perasaan negatif.


Tips Usir Gangguan Tikus dari Rumah

img

 Memiliki tamu tak diundang di rumah memang menyebalkan. Terlebih jika tamu tersebut bisa mendatangkan penyakit, merusak rumah, dan berkembang biak. Hama tikus merupakan salah satu hama yang berkembang dengan cepat. Membasminya seringkali harus menggunakan cara yang tidak manusiawi seperti diracun, dijebak dengan lem, atau dibunuh langsung.

Anda memiliki kucing namun tampaknya ia tidak suka mengejar tikus? Mungkin jenis kelaminnya jantan karena hanya betina yang aktif mengejar mangsa tikus di rumah, sedangkan yang jantan lebih senang mencari mangsa di luar rumah, seperti dikutip dari buku Barbara Pleasant, Rodent-Proof Your House.

Beberapa orang tidak tega membunuh hewan kecil itu, sehingga banyak orang yang mulai mengumpulkan data tentang hal ini. Dirangkum dari Mother Earth News, mungkin tips-tips mengusir tikus ini bisa menjadi pilihan yang Anda inginkan:

1. Letakkan boks kosong bekas teh peppermint beserta kantong teh kering yang tak terpakai di area-area yang sering dilalui tikus. Anda bisa melihat tikus mulai berkurang. Tambahkan beberapa gumpalan kapas yang disemprotkan dengan minyak beraroma peppermint di dapur dan tempat lainnya. Tikus pun kabur dari rumah. -Susan Womersley dari Topeka, Kansas-

2. Rendamlah bola kapas ke dalam air yang diteteskan minyak peppermint. Lalu letakkan bola-bola yang sudah kering di tempat rawan tikus seperti dapur hingga ujung-ujung ruangan dan celah-celah. "24 jam kemudian, tidak ada lagi ada tanda-tanda tikus," ujar Norma Noe dari Vancouver, Washington.

3. Sebulan sekali, Milton Ammel dari Parker, Kansas menyampurkan setengah galon cuka apel/vinegar dengan 2 galon air dan menyemprotkannya di luar rumah. Ia pun tak pernah melihat tikus dalam waktu yang lama.

4. Aroma pewangi pakaian yang berbau herbal kuat juga membantu mengusir tikus. Randy Orcutt dari Hillsboro, Ohio menyemprotkan pewangi di sekitar lemari dan laci-laci di rumah. Namun perlu diingat tidak semua pewangi bisa berhasil mengusir tikus.

5. Cara terakhir membutuhkan usaha lebih untuk memperbaiki struktur di sekitar rumah, seperti dilansir oleh Barbara Pleasant dalam bukunya Rodent-Proof Your House.

- Segel celah-celah tembok yang terbuka atau terkoyak dengan besi, alumunium hingga perekat. Terkadang sekat kayu yang berjarak seperempat inci bisa dimasuki tikus dan berkembang biak di dalamnya.

- Tikus bisa masuk dari atap lewat pohon di luar rumah. Potong cabang-cabang yang langsung bersentuhan dengan atap maupun plafon rumah.

- Jika Anda memelihara hewan ternak, tutup tempat makan atau minum ternak dengan penutup yang rapat.

- Jangan biarkan benda-benda menumpuk terlalu lama, mulai dari pakaian, perabot tak terpakai hingga kaleng-kaleng cat atau kayu bekas renovasi rumah.

- Jangan memasukkan terlalu banyak perabotan di rumah. Tak terkecuali pajangan yang ditempelkan di tembok. Tikus akan lebih mudah bergerak dan sulit ditemukan saat banyak benda ada di sekelilingnya.

- Lupakan alat pemancar gelombang yang diklaim mengusir tikus. Sampai saat ini belum ada riset yang bisa membuktikan kebenarannya.


Bawang Putih Ampuh Basmi Ketombe

img

Ketombe merupakan masalah umum yang terjadi karena berbagai hal. Mulai dari tidak merawat rambut dengan baik sampai stres dapat memicu timbulnya serpihan putih di kulit kepala.

Kabar baiknya, ada solusi alami untuk menghilangkan ketombe. Salah satunya menggunakan bawang putih. Tidak hanya bawang putih, seperti dirangkum dari eHow beberapa bahan yang dapat Anda temui di dapur berikut ini bekerja maksimal dalam mengusir ketombe.

1. Bawang Putih
Haluskan empat siung bawang putih dan tambahkan jus dari satu buah lemon. Usapkan campuran pada kulit kepala. Diamkan campuran selama 30 menit, lalu bilaslah hingga bersih. Bawang putih merupakan antibiotik alami yang dapat membunuh bakteri pada kulit kepala. Sedangkan lemon mengandung antiseptik untuk membersihkan serpihan-serpihan putih di kulit kepala.

2. Minyak Zaitun Hangat
Minyak zaitun terkenal dapat mengobati segala jenis permasalahan kulit kepala, termasuk ketombe. Panaskan 1/4 cangkir minyak zaitun dalam microwave. Oleskan minyak pada kulit kepala sebelum tidur. Kemudian tutup dengan shower cap dan diamkan semalaman, agar kandungan minyak menyerap sempurna. Bilaslah rambut menggunakan shampo berjenis ringan seperti shampo bayi pada pagi harinya.

3. Cuka Sari Apel
Cuka sari apel dapat menghilangkan sel-sel kulit mati yang menyumbat folikel rambut yang menyebabkan ketombe. Usapkan cuka apel pada kulit kepala dan diamkan selama 5 menit. Cuka sari apel bisa didapatkan di hypermarket dan apotek.

4. Baking Soda
Cara lain untuk membasmi ketombe adalah dengan baking soda. Soda kue ini akan menghilangkan residu dari serpihan ketombe yang ada di kulit kepala dan rambut. Tambahkan 1 sendok teh baking soda dengan 3 sendok teh shampo. Kemudian pijat dari atas kulit kepala hingga ujung rambut, lalu bilas seperti biasa.


Tertawa Cara Mudah untuk Kurangi Rasa Sakit


img

Anda senang tertawa? Tertawa rupanya tidak hanya membuat seseorang merasa lebih baik. Menurut penelitian terbaru, aktivitas itu pun bisa membantu mengurangi rasa sakit.

Seperti dikutip dari Daily Mail, penelitian tentang tertawa itu dilakukan para peneliti di Universitas Oxford. Dalam penelitian tersebut, Professor Robin Dunbar dan teman-temannya, merekam jumlah tawa yang dihasilkan responden. Responden ketika direkam diminta menonton video komedi.

Tawa responden yang menonton video komedi itu kemudian dibandingkan dengan mereka yang menonton film drama. Professor Dunbar juga mengukur toleransi responden pada rasa sakit.

Dalam pengukuran itu, responden menjalani sejumlah tes. Mereka diukur berapa lama bisa tahan saat tangan ditempel tempat menaruh wine yang sudah beku dan berapa lama tahan berlutut dengan punggung menempel di dinding.

Setelah diteliti terungkap kelompok yang menonton film komedi dan banyak tertawa, toleransinya pada rasa sakit cukup tinggi. Sementara mereka yang menonton video non komedi, tidak bisa mentoleransi rasa sakit.

"Tertawa itu memang secara fisik melelahkan dan apapun yang membuat tubuh terkuras secara fisik memicu keluarnya endorphin, yang memang respon natural tubuh untuk mengontrol rasa sakit," jelas peneliti.

Banyaknya hormon endorphin yang keluar saat tertawa ini juga membantu orang untuk lebih merasa dekat dengan orang lain. Hal itu pun menjelaskan kenapa tertawa berperan penting dalam kehidupan sosial seseorang.

Hanya saja perlu diingat, hanya tertawa sebenarnyalah yang bisa mengurangi rasa sakit. Menurut Professor Dunbar, orang-orang yang kerap tertawa palsu tidak bisa merasakan hal serupa.

Bukan hanya membantu mengurangi rasa sakit, dalam beberapa penelitian sebelumnya diungkapkan tertawa juga baik untuk jantung. Tertawa pun bisa membantu memangkas berat badan. Dengan tertawa selama satu jam sehari, lemak yang terbakar sama dengan saat kita mengangkat beban selama 30 menit.

Manfaat lainnya dari tertawa masih ada lagi. Tertawa membuat wajah tampak lebih bersinar dan kencang karena saat melakukan kegiatan itu setidaknya 15 otot wajah bergerak. Tertawa yuk...